Labels

Monday, 15 April 2013

Menulis FF

Bismillah

Hola!!!

This time for write!


Kali ini aku mau berbagi tentang pengalaman menjadi admin di salah satu facebookpage untuk fanfiction yang terinspirasi Super Junior. Ku kira menjadi admin itu mudah, ternyata... Ada kesusahan tersendiri, tapi mending susahnya di bawa enjoy aja deh ^^

Admin di salah satu page fanfiction itu memerlukan banyak imajinasi. Gimana enggak? Setiap jadwal jaga, para admin harus berusaha meyakinkan dan menghibur para pembaca dengan fanfiction buatan mereka. Lalu aku? Membuat fanfiction aja baru satu yang selesai, gimana biar para readers betah di page tersebut kalau pengalaman menulis fanfiction aku masih sedikit?


Tapi aku berharap semoga dua fanfictionku selesai akhir April ini. Amin.Kesalahan dalam menulis fanfiction di ff pertama membuatku belajar bagaimana cara menulis ff dengan baik dan tidak banyak typo lagi?


Dan aku baru tahu, fanfiction itu membutuhkan imajinasi yang lebih daripada menulis cerita pendek. Kalau khayalan tingkat tinggi boleh gak ya? (mulai deh author berKTT ria. hehe)

Aku mengenal fanfiction setelah berkenalan dengan Super Junior. Aku kira fanfiction itu hanya untuk fans Super Junior. Tapi nyatanya jauh dari yang kupikirkan sebelumnya.

Fanfiction itu sendiri adalah cerita fiksi yang tokoh utamanya adalah artis atau orang yang kita idolakan. (Owalah aku baru tahu itu) -__-

Teryata FF juga ada yang dibuat jadi novel lho! Malah ada yang bestseller! WOW!
Menambah uang lewat menulis cerita fiksi ditambah mengkhayal pasti seru dan gak perlu capek-capek ngelamar pekerjaan.

Oh, andai umurku sudah cukup untuk bisa menerbitkan buku sendiri...

Friday, 15 March 2013

Boyband yang Mendunia

Siapa yang tidak kenal dengan Boyband asal Korea Selatan, Super Junior? ELF-sebutan fans untuk Super Junior-pasti tahu. Terlebih katanya, 60% ELF berasal dari Indonesia. (Daebak Oppadeul) Sebenarnya apa sih yang membuat SJ(Super Junior) begitu terkenal bahkan sampai ke benua Afrika, Amerika dan Eropa (tapi aku gak yakin ada ELF di Antartika) ?

Jawabannya (versiku) mungkin karena :

1. Super Junior itu BoyBand yang memiliki member terbanyak.

Hanya SJ yang memiliki member terbanyak. Selama ini belum ada BB yang punya personil banyak seperti SJ. Terkadang aku heran dan salut sama SJ. Dengan member yang banyak itu, bagaimanakah latihan koreo/vocal mereka? Apa itu gak semerawut? Tidak heran, SJ terkenal karena gampang diingat, yaitu memiliki member terbanyak.

13+2


13 members of SJ

Henry and Zhomi, member of SJ-M

SJ with 15 members

2. Lagu Super Junior yang Memikat Para Pendengar

Untuk masalah lagu janganlah meragukan lagu-lagu dari SJ. Aku yang tadinya tidak suka dengan Korea, kini memutar haluan 180 derajat dan menyukai SJ pertama kali saat melihat dan mendengar MV No Other. Begitu banyaknya lagu SJ, sampai akupun mungkin tidak hafal semua lagu-lagu mereka. Paling hanya yang familiar saja.

Daftar lagu SJ:

Album Pertama Super Junior (1jib):

1. Miracle
2. Twins [Knock Out]
3. You’re the one
4. Rock This House
5. Chagunchagun (Way for Love)
6. So I
7. Over
8. Keep In Touch
9. L.O.V.E
10. Believe

Album kedua Super Junior (Don't Don) 2jib:

1. Don't Don
2. Sapphire Blue
3. You're My Endless Love
4. Marry U
5. A Man in Love
6. Disco Drive
7. Hate U Love U
8. I am
9. She's Gone
10. The Girl is Mine
11. Mirror
12. Our Love
13. Missin' U
14. Midnight Fantasy
15. Thank You
16. A Man In Love (Remix Vers.)
17. Song For You (Bonus Track)

Album Ketiga Super Junior (Sorry-Sorry) 3jib:

1. SORRY, SORRY
2. Why I like you
3. Let' Not (Suju KRY)
4. Angela
5. RESET
6. MONSTER
7. WHAT IF (Suju KRY ft Sungmin)
8. Heartquake
9. CLUB No.1
10. HAPPY TOGETHER
11. Dead at heart
12. SHINING STAR
13. She Want it
14. Love Disease
15. Love U More
16. It's You
17. Wonder Boys

Album keempat Super Junior (BONAMANA) 4jib:

1. Bonamana
2. Boom Boom
3. Coagulation (Suju KRY)
4. Your Eyes (Yesung ft. Kyuhyun)
5. My Only Girl
6. My All Is In You
7. Shake it Up
8. In My Dream (Suju KRY ft Sungmin+Donghae )
9. One Fine Spring Day (Ryeowook)
10. Good Person
11. Here We Go
12. No Other
13. All My Heart / All My Dream
14. A Short Journey (persembahan dari Kangin sebelum pergi wamil)

Album kelima Super Junior (Mr. SIMPLE) 5jib:

1. Mr. Simple
2. Opera
3. Be My Girl
4. Walkin’
5. Storm
6. Good Friends
7. Feels Good
8. Memories
9. Sunflower
10. White Christmas
11. Y
12. My Love, My Kiss, My Heart
13. 태완미 (太完美: Perfection) (Bonus Track)
14. Superman
15. A-CHA 16. Oops!! ft F(X)
17. Adante
18. A day

Album ke 6 Super Junior (Sexy, Free & single) 6 jib :

01 Sexy, Free & Single
02 너로부터 (From U)
03 걸리버 (Gulliver)
04 언젠가는 (Someday)
05 NOW
06 Rockstar
07 달콤씁쓸 (Bittersweet)
08 빠삐용 (Butterfly)
09 머문다 (Daydream)
10 헤어지는 날 (A ‘Good’ bye)
11 SPY
12 Only U
13 Haru
14 Outsider

Daftar Lagu Super Junior KRY :
1. Let' Not
2. WHAT IF
3. Coagulation
4. In My Dream ( ft Sungmin+Donghae )
5. Storm
6. The Night Chicago Died
7. The One I Love
8. Stop Walking By
9. Just You
10. Dreaming Hero
11. Fly
12. Memories (ft Sungmin, Donghae, Shindong)
13. My Love, My Kiss, My Heart
14. One Love (Ft.Eunhyuk.)
15. sorry sorry answer

Daftar lagu super junior T :
ROKKUKO
FIRST EXPRESS
DON'T GO AWAY 로꾸거!!!
(ROKUKO) [Instrumental] 첫차 (featuring 방실이)
(FIRST EXPRESS) [Instrumental] 나 같은건 없는건가요
(DON'T GO AWAY) [Instrumental]
Knock knock

Daftar lagu super junior Happy :

1. Cooking Cooking
2. Pajama Party
3. You & I
4. Sunny
5. Good Luck!!

Daftar lagu Super Junior M :
Album ME Super Junior M
Charm (Me)
U
At Least There's Still You
You Are My Miracle
Love You Love You I Hug Myself (In my Arms)
Don't Don
Marry U
My Half (Full of Happiness Thirst (A Man In Love)
This Second (The Moment) The One

Album Super Girl Super Junior M :

1. Super Girl
2. Blue Tomorrow
3. Confession
4. Only U
5. You & Me

Album Perfection Super Junior M :

1. Perfection
2. Destiny
3. Love is Sweet
4. Off My Mind
5. True Love
6. My All is In You

#Daftar Lagu Super Junior Individual and Featuring

Daftar Lagu yang dinyanyi kan Yesung Super Junior

It Has To Be You
Waiting For You
The First Poem
I Am Behind You
Love Really Hurts
Your Eyes (ft Kyuhyun)
A Person Of Destiny
And I Love You (ft Luna )
My Love By My Side
Waiting
Are You Ready
Doll (ft. Leeteuk)
Kiss Me
Saranghargge
Love R
PainFully Loving You
For One day
Free To Fly Snail
Gathering My Tears
Looking At The Picture
I Do
Things I Can’t Do For You
The More I Love One Man
Even Loved The Pain
I Only Know Love
I’ll Love You
One Day
Loving You Polaris
I Love You
Even Thought It Hurts
Resignation
A Man
SaranghagiDdaemooneh ( Ft. Sungmin and Ryeowook)wind flower
don't say goodbye
The Trap of North Gate
now we got to meet (Ft.sungmin)

Daftar Lagu yang dinyanyi kan Kyuhyun Super Junior:

1. Hope is a Dream that doesn't Sleep
2. Listen... to You
3. Snail
4. That Man
5. If It Was Me
6. Smile
7. Puff the Magic Dragon
8. A Whole New World
9. 7 Years of Love
10. Just for One Day
11. Happy Bubble (ft. Donghae)
12. Way of breaking up

Daftar Lagu yang dinyanyi kan Ryeowook Super Junior:

1. Smile Again
2. Coagulation
3. Just like now (ft Donghae)
4. Falling in Love With a Friend (ft. Beige)
5. Insomnia (ft. Beige)
6. Wish (ft. Kyuhyun)
7. A shell Necklace (ft Yesung)
8. If You Love More
9. Biting my lips (Ft. kyuhyun, sungmin)

Lagu member super junior individu lainnya :

Heechul & Ki Bum (Can It Be Love)
Heechul (Don't Walk Away)
Heechul ft M&D (Close Your Mouth)
Heechul (First Star)
Leeteuk ft Joo (Ice Cream)
Leeteuk ft Krystal (Grumbling)
Leeteuk & Shindong (Please)
Shindong (Eve Warning)
Donghae (Spokes Man)
Donghae & Kyuhyun (Happy Bubble)
Sungmin (I Akilla You)
Siwon (Motnajyo 못났죠)
Ki Bum (Suddenly)
Donghae ft eunhyuk (I wanna love you )
Donghae (My Everything)
Donghae feat Seohyun (Dreams come true)
Donghae (beautiful)
Donghae ft kang shim jang (strong heart)
Donghae & Eunhyuk (Oppa oppa)
Siwon (who am I)
Sungmin (lets go)
Lagu ini dinyanyiin sungmin bersama: Seohyun ( Girl's Generation / SNSD ),Song Ji Eun ( Secret ),IU,Park Gyuri ( KARA ),Changmin (2AM),Junhyung ( BEAST / B2ST ),Seo In GukJonghyun ( SHINee ),G.O ( MBLAQ ),Bumkey ( 2winS ),Junsu ( 2PM ),Min ( Miss A ),Son Dam Bi,Kim Jae Kyung ( Rainbow ),Luna ( f(x) ),Heo Ga Yoon ( 4Minute ), G.Na, Anna, Park Ga Hee ( After School ).

Lagu lain Super Junior dalam Album Kompilasi :

Red Sun
Dancing Out
Smile
Snow Dream
Tic! Toc!
Full of Happiness
Under the Sea
Only Love
First Snow
Carnival 
Success
H.I.T
Let' Go on a Trip

Lagu lain Super Junior yang harus di dengerin:

SEOUL (ft SNSD)
Angel (Ost Haru)
Haengbok
Wonder Boy
Victory Korea
happiness
Santa you are the one
Show me your love
S.O.L.O

cr: All source


3. Dancenya yang kompak dan energik?

Awal aku tahu SJ itu dari member dan dance mereka. Memang dulu aku tidak suka sama Korea, tapi setelah melihat dancenya yang kompak dan energik aku jadi kagum sama mereka. Mereka bisa ngedance bersamaan padahal personel mereka banyak dan gerakkannya itu... KOMPAK! Aku hampir tidak melihat 'kecacatan' dalam dance mereka. (Oppadeul, aku makin ngefans sama kalian!)

SJ juga dikenal karena kebersamaan dan kedekatan antara semua membernya. Kesetiakawanan yang mereka bina itulah yang aku tiru. Apalagi waktu ada member SJ yang keluar, yakni Hangeng Oppa yang memilih bersolo karir serta Kibum Oppa yang masih fokus terhadap dunia akting. Mereka masih tetap menjaga hubungan pertemanan yang baik. Aku pernah baca, mungkin ELF lainnya yang lebih lama menjadi ELF sudah tahu bahwa saat SJ tampil ber-10, sang Leader, Leeteuk Oppa memperkenalkan dirinya sebagai Hangeng, Kibum dan Kangin (saat itu Kangin sedang wamil)

Member SJ yang aktif kini ada 9, yaitu:

1. Yesung, (vokalis utama)
2. Kangin
3. Shindong
4. Sungmin
5. Eunhyuk
6. Siwon
7. Donghae
8. Ryeowook
9. Kyuhyun

dan 2 member lainnya di sub grup, SJ-M, Henry dan Zhoumi

Hmm, ELF kini masih menunggu Leeteuk dan Heechul yang sedang menjalani wamil. Serta Kibum yang katanya dia ingin kembali ke SJ. Tidak lupa, ELF juga mengharapkan Hangeng kembali, walau itu tak mungkin terjadi.

Yang ku tahu semua ELF mengharapkan: 

SUPER JUNIOR KONSER DENGAN FORMASI LENGKAP 13+2

Saturday, 9 March 2013

Yang Tak Dianggap

ANNYEONGHASEO!!!

Kali ini, aku akan menulis FF (Flash Fiction) pertamaku yang pernah diikut lombakan di event menulis dunia maya dengan tema diskriminasi sosial. Sayangnya naskahku ini gak lolos. (Mungkin jelek kali ya?) Tapi, gak apa-apa deh. Kan FF pertama. Lagian gak semuanya ikut lomba harus menang kan?
Ok. Kelamaan curhat. Mending baca FFku ini terus komen :)


Yang Tak Dianggap

Tawa itu meledak memenuhi seluruh ruangan, tapi tak bisa kurasakan euforia itu. Aku tahu mereka hanya bergurau. Sayangnya, hati ini sedang tak bergairah untuk bercanda. Melihatku tertunduk, perempuan cantik itu sontak menghentikan tawanya dan langsung menatapku.“Aerin, kamu kenapa?” “Aku tak apa,” jawabku. “Tapi wajahmu murung. Kenapa? Tertawalah seperti kami.” “Aku tak berminat.” “Kau yakin?” “Ya” balasku singkat.Mereka kembali asyik membicarakan sesuatu. Lalu tawa itu terdengar lagi. Ku murungkan kembali wajahku. Sebenarnya aku sendiri bingung kenapa jika ada orang tertawa seperti itu aku malah ingin menangis. Menitikkan air mata ketika ku dengar lagi tawa mereka. Menangis karena apa? Alasan itu tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Yang kuinginkan sekarang adalah mereka berhenti dan tak lagi tertawa.Air mata itu tiba-tiba tumpah tanpa bisa ku bendung lagi. Deras, sederas air hujan yang sedang menurunkan seluruh airnya. Keadaan yang penuh dengan gelak tawa bahagia kini menjadi bingung. Empat pasang mata itu melihatku lekat. Tak tahu apa yang terjadi dengan diriku. Diam mematung tak bergeming sedikitpun. Sampai perempuan cantik yang tadi mengajakku bergembira tertawa bersama, menghampiriku.“Rin, ada apa?” tanyanya panikTangisku perlahan berhenti. Perempuan itu memelukku hangat berusaha menghiburku. Dia tahu, seharusnya hari ini aku tidak menangis karena hari ini adalah moment terindahku.“Kamu ada masalah? Kalau ada, cerita sama kami. Kamu sebenernya kenapa, Rin?” tanya Fahmi.Aku menggeleng.“Trus, kamu kenapa?”Aku tak menjawab. Aku menatap keempat pasang mata itu bergantian. Mereka terus mendesakku. Aku diam beberapa saat. Mereka tak sabar menungguku angkat bicara.“Jujur saja. Kami kan temanmu,” kata Fahmi.Aku menghela napas.Teman? Ini yang kau maksud teman? Mentertawakanku di atas penderitaanku. Teman macam apa kalian?Hatiku bergejolak menahan marah.“Baiklah kalau kalian memaksa. Aku hanya ingin satu hal,” kataku menggantung.Mereka berpandangan. Lalu menatapku dan mengangguk.“Apapun itu. Kamu minta apa?”“Sebelum ku sebutkan permintaanku, aku mau menjelaskan bahwa sebenarnya, yang sedari tadi kalian ejek dan tertawakan, orang yang kalian anggap cacat walaupun sebenarnya dia kelihatan baik-baik saja hanya berjalannya yang pincang dan hal itu tak mungkin dia ubah karena memang sudah takdir dan harus dia tanggung seumur hidupnya karena penyakit yang dideritanya, adalah orang yang kalian kenal.”Mereka diam sembari menatapku. Tatapan mata mereka seolah mengatakan siapa yang dimaksud? Mereka masih tidak bergerak. Masih menunggu ku lanjutkan kata-kataku.“Semoga kalian bisa menerima orang itu sebagai teman kalian. Dia, orang yang kalian tertawakan adalah aku, Aerin.”Mereka kaget tak percaya. Ku lihat mereka saling pandang dan tangan mereka memegang tanganku ingin menahanku. Tapi aku melepas tangan mereka dari tanganku. Aku beranjak meninggalkan kedua orang tadi yang baru kukenal dan menutup pintu rumahku rapat-rapat. Sepi. Tapi terdengar suara tangis pelan yang tertahan dari arah depan rumahku.

END

A-I

Wednesday, 6 March 2013

GACAK (GALAU KOCAK)

Gacak. Jika mendengar nama itu pasti kalian tidak kenal dengan singkatannya. GACAK singkatan dari Galau Kocak. Berisi tentang kejadian-kejadian yang tidak terduga sebelumnya. Kita pastilah pernah mengalami yang namanya galau. Namun diantara galau itulah terselip kejadian-kejadian yang bisa bikin ngakak. LOL! :D
Event GACAK ini diadakan di grup kepenulisan facebook. Alhamdulillah aku jadi salah satu kontributor di event itu. Eventnya diadain udah lama sekitar bulan Oktober 2012, tapi bukunya baru diterbitin bulan Maret tahun ini. (Kirain dibawa kabur tuh naskah-naskah yang masuk sama PJ-nya. Hehe maaf kakak-kakak PJ)





So, masihkah galau itu hanya identik dengan kesedihan dan keperihan hati?  Galau yang zaman jadul itu mending diganti dengan kejadian-kejadian yang bisa menyenangkan atau yang memalukan. GALAU gak zaman lah yaw! Sekarang, di tahun 2013 ini, mari kita ganti GALAU dengan RISAU! (AUTHOR PE'A)


Sunday, 24 February 2013

Harapan Penulis

Royalti. Ya, memang penulis itu berharap mendapatkan royalti selain berharap bukunya laris terjual dan dibaca banyak orang.

Tapi apakah royalti itu hanya sekedar harapan dan dambaan penulis saja? Mungkin tidak. Penulis profesional menganggap bahwa menulis adalah bagian dari hidup mereka. Mereka tidak mengharap royalkti tapi berharap tulisannya bisa dibaca dan bermanfaat bagi semua pembaca. Menurutku, mereka menulis untuk mendapat tambahan pahala. Sebab, tulisan mereka yang bermanfaat bagi banyak orang tentu berguna bagi semua pembaca tulisan tersebut sebagai ilmu. Ilmu yang bermanfaat otomatis menjadi pahala penulis tersebut.


Lain penulis profesional, lain pula dengan penulis pemula, (seperti aku, amatiran) yang berharap mendapat royalti dari setiap tulisan yang mereka tulis. Memang tidak semua penulis pemula yang seperti itu. Namun, menurut pengamatan dan kejadian nyata, memang royalti adalah dambaan penulis pemula.

Saturday, 23 February 2013

FanFiction (FF) dan Flash Fiction (FF)

Aku mengenal FF itu sebagai FanFiction bukan sebagai Flash Fiction. Maklum keranjingan baca FanFiction di Facebook Page Super Junior. Aku juga sudah menulis FanFiction dua kali. Sayang hanya satu yang selesai saking alurnya maju mundur dan kadang emang jadi enggak nyambung (menurutku). Aku menulis FanFiction tentang Super Junior terinspirasi dari temanku yang rajin nulis FanFiction dan blog khusus Fanfiction Super Junior. FanFiction pertamaku (pertama kali selesai maksudnya) itu panjangnya kira-kira 16 halaman. Awalnya juga aku gak nyangka bisa nulis sebanyak itu. Mungkin ini pengaruh dari FanFiction yang ada di blog khusus FanFiction SJ. Entahlah. Yang jelas punyaku masih kalah dari FanFiction temanku. Kalau di edit, dia bisa menulis tiga buku novel yang terinspirasi dari ketiga FanFiction itu. WAW! Royaltinya bisa nambah uang saku tuh! Tapi hanya dua FanFictionnya yang bikin aku nangis yaitu 'Bittersweet' dan 'At Least I Still Have You' (Yang Elf sama Flawess pasti tahu itu lagu idola mereka)


Tahun 2013 ini aku baru tahu apa itu Flash Fiction. Berawal dari sebuah 'iklan' lomba menulis, semula kukira peserta lomba harus membuat FanFiction tentang Diskriminasi Sosial. Tapi aku salah. Flash Fiction atau FF yang dimaksud adalah fiksi mini.Flash Fiction bisa terdiri hanya dari 100 kata saja, termasuk judul. Beda dengan FanFiction yang harus sampai berlembar-lembar halaman. Sekarang, aku tinggal menunggu apakah tulisanku lolos atau tidak. Karena menulis Flash Fiction tidak semudah menulis FanFiction, walaupun menulis Flash Fiction tidak mengharuskan tangan pegal-pegal karena kebanyakkan menulis.

Itulah pengalamanku mengenal FF dan FF. Semoga aku bisa menulis FF (FanFiction) dengan bahasa Korea dan Jerman. Hmm, mimpi tingkat tinggi.

Korean Idol

Kalian punya idola? Pastilah punya. Aku juga. Tidak seperti kebanyakkan temanku yang sama idola asal Barat, aku memiliki idola dari Asia Timur. Tepatnya asli Korea Selatan. Saking ngefansnya, aku akan.... ya begitulah. Kalau kau mau tahu lebih lengkapnya baca aja buku Korean Idol.

Dalam buku itu, aku memasukkan karyaku yang berupa FTS (Flash True Story). Bercerita tentang idolaku Siwon Super Junior. Kalau aja Korea dekat sedekat jarak antara Sukabumi-Jakarta dan Siwon bisa bahasa Indonesia, mungkin tanggal 7 April nanti aku akan kasih buku itu sebagai kado ulang tahunnya :D



Ah, bicara Super Junior apalagi Siwon itu gak ada habis-habisnya. Kalau ingin bukti, tanyakan kepada teman-temanku yang menjadi saksi 'kebawelanku' jika sudah ngomongin Siwon. Malah, temanku yang menularkan virus Korea sampai geleng-geleng kepala melihat tingkahku itu.

Impianku keluar negeriadalah target 20 tahun ke depan. Amin Ya Allah. Negara yang paling ku kunjungi setelah Arab adalah Prancis, Jerman dan pastinya..... Korea Selatan. Berharap ketemu Siwon walau usianya mungkin sudah tak seperti sekarang ini.

Mimpi? Biarkanlah. Karena mimpi adalah kunci untuk menaklukkan dunia! (Copas lagu Laskar Pelangi)

Buku Antologi Pertama yang Memuat Karyaku

Aku sudah lama suka menulis. Entah itu hanya menulis cerpen, puisi atau curhat di diary. Tahun 2012 akhir adalah pertama kali aku debut 'memamerkan' tulisanku kepada orang banyak dengan mengirimkan salah satu puisiku yang bertema 'Terima Kasih Untuk Ayah dan Ibu'. Alhamdulillah naskahku dibukukan bersama 40 karya penulis-penulis muda lainnya.

Judul Bukunya 'Permata Kasih Untaian Cinta untuk Ayah Bunda'



Walau baru satu karyaku yang dimuat (karena emang kuotanya 1 orang 1 karya) tapi sudah membuatku senang. Apalagi, temanku memujiku karena karyaku dimuat. :D Semoga kedepannya aku bisa nerbitin buku sendiri. Tidak menjadi kontributor lagi. Melainkan namuku yang ditulis di cover depan bukuku nanti. Amin

Wednesday, 19 December 2012

NIKMATNYA KEJUJURAN

Cerpen pertamaku. Waktu menulis ini sebenarnya teringat akan nasihat guruku di kelas 4 SD 7 tahun silam.


Selamat membaca!




Pernahkah kalian berbohong? Entah itu karena terpaksa atau tanpa disengaja. Lebih banyak mana? Mungkin jawabannya tanpa disengaja. Aku pernah melakukan keduanya. Aku terpaksa karena takut akan resiko yang menimpaku setelah aku berkata jujur. Jadinya aku berbohong. Tidak disengaja karena tanpa sadar aku melakukannya, seperti di siang itu. Saat bersama teman-temanku.
Hari itu aku berkumpul dengan teman-temanku di kantin sekolah. Biasanya kami ke perpustakaan dulu baru ke kantin. Tapi entah mengapa tiba-tiba salah satu temanku mengajak kami ke kantin. Mungkin karena belum sarapan, pikirku. Aku dan 3 temanku lainnya setuju. Berangkatlah kami menuju kantin, diselingi dengan lelucon-lelucon konyol. Ya, memang kami berenam sering bertingkah yang aneh-aneh tapi tak sampai tingkah kami ini berujung pada masalah.
Salah satu temanku masih tetap dengan lelucon konyolnya walaupun kami telah sampai di kantin, tempat biasa kami jajan dan menyantap santap siang. Karena asyik dengan lelucon konyolnya, dan kami terus tertawa tanpa henti, tak ku sangka tanganku menyenggol piring dan memecahkannya. Karena saat itu masih ramai siswa-siswi yang sedang jajan, ibu penjaga kantin tak mengetahuinya. Mukaku pias. Teman-temanku diam seribu bahasa. Masalah ini adalah masalah yang pertama kali terjadi setelah kami melakukan kebiasaan buruk kami.
Masih dengan tatapan pias, aku diam dan mataku tak lepas melihat pecahan piring itu. Karena kami semua penakut, kami tidak berani untuk berterus terang, terutama aku.
Temanku Alia berkata,” Ayolah Rahmi kita pergi saja dan lupakan kejadian ini.” Teman-temanku yang lain mengiyakan. Tapi aku masih bergeming. Dalam hati aku tak setuju dengan usul temanku itu. Tapi saking takut di marahi oleh ibu penjaga kantin, aku ikuti usul buruk temanku itu.
Rasa bersalah itu masih membayang-bayangi pikiranku. Aku gelisah. Semalaman aku tak bisa memejamkan mata karena saking takutnya akan masalah tadi. Sebagian hatiku berkata,
 ‘Sudahlah. Jangan risau. Ngapain amat capek-capek mikirin piring yang udah pecah tadi.’
Sebagian hatiku lagi bilang,
Daripada kamu kayak gini, besok pagi langsung aja ke kantin. Minta maaf sama ibu penjaga kantinnya. Kalau bisa kamu juga harus ganti rugi. Misalnya, nyuciin piring kek, bantuin ngelayanin pembeli kek, atau apalah. Itu lebih baik daripada kamu kayak gini.
‘Ya elah! Ribet amat! Udah biarin aja. Lupain dan tidur.’
Ikutin kata hatimu ini jangan yang satunya. Semoga saja kamu di maafin sama ibu Nina, penjaga kantin itu. Okey!
‘APAKAH?  Tambah nambahin masalah tau. Ntar kalau diaduin gimana?’
Kejujuran itu amanah. Pokoknya besok harus minta maaf. Baru itu jiwa kesatria!
Aku hanya diam mendengar dua pernyataan yang bergemuruh dalam hatiku. Ah, sebodo amat.
Tapi....
“Okay-okay! Liat besok pagi.” kataku mengambill kesimpulan atas perdebatan hatiku.
Besoknya...
Dengan sarapan yang tergesa-gesa, ku habiskan sarapanku dan bergegas berangkat sekolah. Setelah pamit lalu mencium tangan ayah dan ibu, kukayuh sepedaku dengan kecepatan tinggi. Hmm, sebuah tindakan bodoh, pikirku. Maklum, biasanya jika berangkat ke sekolah dengan sepeda, tak pernah ku gowes sepedaku dengan kencang. Aku selalu santai bila bersepeda. Apalagi jarak antara rumahku dengan sekolah hanya 1,5 km. Tak terlalu jauh. Tak terlalu dekat. Sedang saja.
Begitu selesai memarkir sepeda di parkiran, aku langsung bergegas ke kantin. Tapi, belum ada siapa-siapa. Masih ada waktu buat ke atas dan menaruh tas. Ku lihat arlojiku, masih jam 06.00. Mataku terbelalak. Biasanya aku berangkat dari rumah jam setengah enam lewat lima dan sampai sekolah pukul 06.15. Pantas saja di kantin belum ada orang.
Aku mondar-mandir. Naik-turun tangga antara kantin dan kelasku. Kelasku dan kantin memang tak terlalu jauh. Apalagi kelasku ada di lantai 2. Naik-turun tangga rupanya capek juga. Aku putuskan untuk turun dan bergegas ke kantin. Kulihat sudah banyak murid yang datang. Tapi sampai kantin, tidak ada orang yang kucari. Aku bertanya ke Mang Ubay, si penjual somay.
“Mang, Bu Nina gak dateng?” kataku memulai pembicaraan.
“Hm, kayaknya sih engga neng. Biasanya dia kan udah dateng jam segini. Kemarin, mamang liat dia kecapean ngelayanin murid-murid yang jajan.” jawab Mang Ubay.
“Oh, begitu ya,” jawabku dengan nada kecewa. “Mamang tau gak rumahnya di mana?”tanyaku.
“Wah sayangnya mamang gak tau. Emangnya ada apa sih? Kok tiba-tiba eneng nanyain Bu Nina?”
“Eeengggg... Gak apa-apa kok. Makasih Mang, infonya,”sambarku buru-buru.
“Ya. Sama-sama”
Bel masuk berbunyi. Aku bergegas naik dan masuk ke kelas. Kuikuti setiap pelajaran tanpa semangat. Teman-teman akrabku tahu akan hal ini. Mereka juga ikut merasa bersalah, tapi aku tak mau melibatkan mereka. Ketika pelajaran jam terakhir Pak Widodo, guru matematika tidak hadir. Kami hanya diberikan tugas. Temanku Widya mengajakku ke tempat duduknya dan dia merencanakan sesuatu. Aku mendengarkan idenya. Aku sumigrah. Alia, Vita, dan Dina ikut bergabung. Widya menceritakan idenya. Mereka bertiga, termasuk aku tentunya, menyambut senang rencana Widya. Dalam hati aku bergumam, ‘Semoga berhasil. Amin.’ Beruntungnya aku memiliki sahabat yang baik seperti mereka.
Sesuai dengan rencana, hari yang dinanti-nantikan tiba juga. Aku, Widya, Alia, Vita dan Dina mulai menyusun strategi. Setelah bertanya ke sana ke sini rumah bu Nina, kami berangkat menuju rumahnya di jalan Nilem yang hanya beberapa gang dari rumah Alia. Pagi-pagi kami berlima berkumpul di rumah Alia untuk membicarakan rencana kami. Menjelang siang, kami berangkat ke rumah bu Nina.
“Assalamu’alaikum.” kata kami berlima memberikan salam.
Terdengar balasan, “Wa’alaikumsalam.” Tak lama kemudian aku melihat seseorang ibu yang membukakan pintu. “Eh, kalian. Ada gerangan apa kalian datang kemari? Tumben sekali.”
Kami lalu dipersilakan bu Nina duduk di kursi ruang tamunya. Sebelum bu Nina mengulangi pertanyaannya, aku menjawab, “Ibu, sebenarnya kami datang ke sini bukan hanya sekedar bertamu tapi kami, terutama Rahmi ingin meminta maaf karena 3 hari yang lalu tanpa disengaja saya menjatuhkan dan memecahkan salah satu piring ibu. Rahmi akui Rahmi pengecut. Tidak berani berkata jujur saat memecahkan piring itu. Rahmi terlalu takut waktu itu. Maafkan Rahmi bu. Maukah ibu memaafkanku?
Tanpa diduga, bu Nina berkata, “ Ibu sudah mengetahuinya.”
Aku dan teman-temanku kaget. Bagaimana mungkin? Pecahan piringnya kan sudah kan sudah kami bersihkan. Bu Nina tahu apa yang ada dipikran kami dan berkata,” Neng Rahmi. Ibu udah tahu bahwa ada piring yang pecah meskipun kejadiaannya ibu tak melihatnya. Ibu kecewa dengan apa yang kalian lakukan tapi ibu yakin cepat atau lambat kalian akan berkata yang sesungguhnya sama ibu. Dari awal ibu sudah memaafkan kalian berlima, terutama kamu neng Rahmi.”
“ Saya tidak menyangka ibu mau memaafkan Rahmi. Terima kasih bu. Tapi, saya tidak bisa mengganti piring ibu tersebut,” balasku.
“Iya bu. Kami minta maaf kami tak bisa menggantinya,” Widya membenarkan.
“Kalian tidak perlu mengganti piring ibu.” kata bu Nina.
“Tapi kami merasa sangat bersalah tidak bisa mengganti piring orang lain yang kami rusakkan, terutama saya.” Lanjutku hampir menangis.
“Oke begini saja. Kalian akan mengganti piring ibu dengan tenaga yang kalian miliki, bukan dengan mengganti dengan barang yang sama. Bagaimana? Kalian setuju?” jawab bu Nina.
“Kami setuju,” jawab kami serempak.
Tak terasa sudah satu setengah jam kami bertamu di rumah bu Nina. Setelah kami buat perjanjian dengan bu Nina, kami pamit pulang. Aku tidak menyangka, bu Nina selain penjaga kantin, dia seorang pengrajin mainan tradisional yang sudah langka. Teman-temanku juga demikian. Dalam perjalanan pulang, ku utarakan maksudku kepada mereka, agar aku saja yang membantu bu Nina. Karena aku yang melakukannya dan aku yang salah. Tapi Dina buru-buru memotong kalimatku, “Kita ini sahabat. Sudah seperti keluarga sendiri. Kalau satu dari kita ada yang salah, maka semuanya salah. Kalau satu dari kita dapat hukuman, semuanya juga harus di hukum.”
“Ini kan kesalahan aku. Aku yang udah mecahin piring, berarti aku harus di menerima resikonya.” balasku.
“Di mana arti dari kalimat ‘SAHABAT YANG SEBENARNYA ADALAH SAHABAT YANG ADA SAAT SAHABATNYA MEMBUTUHKAN’?” Alia ikut menyambung.
Aku terpana. Vita menambahkan,”Apalah arti kalimat yang kamu bikin kalau kamu tak mau teman-temanmu ini membantu kamu dari masalah ini. Kamu memecahkan piring tersebut kan juga gara-gara lelucon aku.”
Aku masih diam tanpa kata. Mereka benar. Aku seharusnya bersyukur karena aku memiliki sahabat yang dapat mengerti aku dan mau membantuku dari masalah ini. “Maafkan aku kawan. Aku bukannya tidak mau dibantu. Aku hanya ingin kalian tidak perlu menanggung resiko ini.”
“Rahmi, jangan mikir yang enggak-enggak. Kita ini sahabat. Persahabatan kita tidak boleh rusak hanya karena hal sepele. Kami akan membantu kamu.” Widya menasihatiku.
Mereka membuktikan janjinya. Aku di bantu mereka mengerjakan pesanan pelanggannya bu Nina. Kami berlima mengerjakannya dengan serius diselingi obrolan ringan dengan bu Nina. Tanpa terasa, pekerjaan kami cepat selesai.
Bisa dibilang dari pengakuan kejujuranku ini membawa nikmat tersendiri. Karena pesanan yang begitu banyak, akhirnya kami berlima bisa menjadi pegawai tetapnya bu Nina yang usaha mainannya semakin maju. Ditambah lagi nikmat itu yang dirasakan diriku sendiri adalah semakin akrab dengan keempat temanku ini. Semoga persahabatan kami awet sampai maut yang memisahkan kami. Aku berandai-andai jika waktu itu aku masih bohong tentunya aku tak akan bisa merasakan nikmatnya kejujuran yang rasanya bagai madu. Alhamdulillah, aku sudah mereguk madu itu.



A-I, TANGGERANG 24 FEBRUARI 2012